Kita diam
Karena tidak tahu harus berkata apa
Langkah-langkahmu begitu cepat berlalu
Seakan tak ingin tahu, aku ada di situ
Aku hanya tahu itu kamu
Karena memang hanya kamu di situ
Di koridor hatiku yang kelu
Tidakkah sebenarnya ini lucu?
Yang sangat ingin kulupakan justru semakin terngiang
Yang slalu kupaksa untuk kubuang justru semakin lekat terjaga
Seharusnya aku bisa tertawa ketika mendapati fakta itu
Tapi yang kudapat hanya sesak
Karena kamu, slalu berhasil mengkudeta hatiku yang semakin sempit
Memastikan hanya ada kamu yang bertahta di situ
Perlahan-lahan, dengan semua tentangmu
Kau, bagai setan kecil di sisi kananku
Dan malaikat di sisi kiriku
- Mutiara Fatimah Ekaputri -

Tidak ada komentar:
Posting Komentar